Goosebumps Original Series #1
SELAMAT DATANG DI RUMAH MATI
(Welcome to Dead House)
karya R. L. Stine
Rumah itu aneh. Seaneh bagaimana keluarga Benson bisa mendapatkannya: sebagai warisan dari seorang paman yang sebelumnya tidak pernah diketahui oleh keluarga itu. Rumah tua itu selalu kelihatan gelap, seolah-olah ada semacam bayangan gelap yang menaunginya. Dua jendela di lantai dua seakan-akan mata yang mengawasi jalan di depan rumah itu.
Dengan diantar oleh Compton Dawes, seorang agen real estate lokal, keluarga Benson (Bapak dan Ibu Benson, dua anak mereka Josh dan Amanda, serta anjing mereka Petey), memeriksa rumah yang menjadi warisan mereka. Josh dan Amanda tidak terlalu menyukai rumah tua itu. Memang, sih, rumah itu lebih besar dan luas daripada rumah lama mereka, tapi ada sesuatu yang aneh dalam rumah itu.
Bahkan sejak saat pertama mereka menginjakkan kaki di rumah tua itu, kejadian-kejadian aneh sudah berlangsung. Amanda melihat sosok seorang anak laki-laki di tangga dalam rumah itu, lalu Josh, adik laki-lakinya, sempat menghilang bersama Petey. Keduanya kemudian ditemukan di pekuburan dekat rumah tersebut.
Keesokan harinya, keluarga Benson memutuskan pindah ke rumah itu. Selama tinggal di rumah itu Amanda masih terus melihat sosok-sosok anak-anak dan juga mendengar suara-suara aneh dalam rumah baru mereka. Lalu dua minggu setelah mereka pindah, Petey menghilang. Kemungkinan seperti yang pernah terjadi sebelumnya, Petey pergi lagi ke pekuburan itu.
Apa yang terjadi dengan Petey? Siapakah dua anak setempat yang berkenalan dengan Amanda dan Josh? Lalu siapakah sebenarnya Compton Dawes, benarkah ia hanya seorang agen penjualan rumah biasa?
Jawabannya bisa kalian baca dan temukan di sini. Tersedia dalam bentuk pdf berbahasa Indonesia.
Selamat Datang di Rumah Mati adalah buku pertama dalam seri asli Goosebumps karangan R. L. Stine. Buku ini terbit pada bulan Juli tahun 1992 dan mengawali rangkaian 62 buku selanjutnya. Berbagai kisah horor untuk anak-anak dituliskan dalam seri buku ini.

No comments:
Post a Comment